www.cekakses.com/gudangpk

minimal deposit 10 ribu saja sudah bisa bermain

www.cekakses.com/gudangpk

Hadir dengan tampilan baru yang lebih menarik dan menantang

www.cekakses.com/gudangpk

Bisa dimainkan di Android dan IOS

www.cekakses.com/gudangpk

Gratis chip 10 ribu setiap harinya untuk pemenang like and share di facebook

www.cekakses.com/gudangpk

Potongan meja cuma 2%, dan tampilan baru yang lebih menarik

Perkenalan Poker Online

Showing posts with label POLITIK. Show all posts
Showing posts with label POLITIK. Show all posts

Monday, May 1, 2017

Karangan Bunga Untuk Ahok Dibakar Buruh

Karangan Bunga Untuk Ahok Dibakar Buruh

Pokerterbaikdanterpercayauangasli.blogspot.com - Sejumlah karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berjejer di Jl Medan Merdeka Selatan dibakar di tengah aksi massa hari buruh di depan Balai Kota. Polisi menyebut insiden itu akibat faktor psikologis peserta aksi.

"Namanya massa banyak itu pasti ada faktor psikologis dan itu bunga sudah tidak terpakai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/5)

Dia menyebut tidak ada provokator dalam kejadian tersebut. Polisi juga tidak mengamankan pihak-pihak terkait pembakaran itu.

"Tidak ada ya," ucap Argo.

Sebelumnya diberitakan, seorang buruh yang ditemui di depan Balai Kota menyebut pembakaran karangan bunga ini merupakan aksi spontan. "Ini aksi spontan saja, nggak tahu siapa yang memulai," ujar Ikhsan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Jupan Royter menyebut Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) sudah menyampaikan permohonan maaf atas pembakaran karangan bunga Ahok.

"Ketua FSP LEM SPSI-nya sudah minta maaf. Tidak disengaja. Mungkin mereka merasa kenapa nggak tidak diangkatin, menurut mereka dibersihkan," sebut Jupan.


Cari uang mudah :

Monday, April 10, 2017

Halaman Facebook Resmi President Jokowi,10 april

pokerterbaikdanterpercayauangasli.blogspot.com - Beberapa waktu belakangan ini, Presiden RI Joko Widodo sering kali menyampaikan pernyataannya tentang politik. Kali ini Jokowi mengatakan tujuan berpolitik adalah dalam rangka bekerja untuk mengabdi.

Hal itu disampaikan Jokowi melalui halaman Facebook resminya, Presiden Joko Widodo, yang diunggah pada Senin (10/4/2017).

"Berpolitik itu adalah dalam rangka bekerja untuk mengabdi. Bukan untuk yang lain-lain," kata Jokowi.

Baca Juga : MRI Sindir Jokowi Yang Akan Lengser Setelah Lebaran


Foto: Facebook Presiden Joko Widodo



Jokowi mengatakan orang-orang yang berkecimpung di dunia politik adalah yang memiliki mimpi besar. Tak hanya bergelut di dunia itu saja.

"Dan orang-orang yang terpanggil untuk bekerja di bidang politik memang harusnya adalah orang-orang yang memiliki mimpi besar," ucap Jokowi.

Saat ini, posting Jokowi tersebut mendapat 5.400 Like dan 222 komentar.




Posting Jokowi di Facebook. (Foto: Facebook Presiden Joko Widodo)



Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pernyataan yang sempat ramai diperbincangkan, yakni persoalan politik dan agama harus dipisah. Urusan keduanya tidak boleh disatukan.

"Inilah yang harus kita hindarkan. Jangan sampai dicampuradukkan antara politik dan agama, dipisah betul, sehingga rakyat tahu mana yang agama, mana yang politik," kata Jokowi di Tugu Titik Nol Pusat Peradaban Islam Nusantara, Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, seperti yang disampaikan oleh Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (24/3).

Pada Sabtu (8/4) lalu, saat meresmikan Masjid Arifah Istiqomah di Desa Laban, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jokowi kembali membahas tentang agama dan politik. Menurutnya, agama jangan dijadikan komoditas politik.

"Jangan sampai agama dipolitisasi menjadi komoditas. Artinya bukan juga memisahkan nilai agama dalam politik. Misalnya dalam membuat kebijakan. Jika tanpa dilandasi agama, moralitas, kejujuran, pengabdian, pasti luput kebijakan itu," ujarnya


Thursday, June 2, 2016

Ahok: Siapapun Yang Mau Ganti Dasar Negara Pancasila, Kita Lawan!

jAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, banyak pelajaran yang di amabil dari berziarah ke Tamanan Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Salah satunya, pelejaran mengenai keberagaman.

Banyak Pahlawan dengan latar belakang suku dan agama yang berbeda, dimakamkan di taman makam pahlawan tersebut.

"Artinya, negara ini didirikan dengan pengorbanan. Bukan hanya darah, nyawa, satu suku dan agama saja,'' Kata Basuki, di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Juma'at (3/6/2016).

 Pelajaran selanjutnya adalah perjuanagan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Bahkan, kata Basuki, Pahlawan revolusi yang gugur dalam tragedi 30 September, bersetatus jendral aktif.

"Mereka sedang top-topnya . Tapi demi menegakkan Pancasila, mereka harus jadi korban dan martir  (masuk kedalam tubuh), tentu kita harus meneruskan perjuangan itu, " ujar Basuki.


"Pahlawan revolusi, mereka mati karena ada yang ingin mengganti ideologi Pancasila. Hari ini mari kita pertahaankan enggak ada lagi toleransi, pokoknya siapapun yang mau mengganti dasar negara Pancasila, kita lawan." sambung Basuki.

saat ini, menurut dia, tidak sulit untuk manjadi pahlawan. Sebab untuk menjadi seorang pahlawan, tidak perlu lagi dengan mengorbankan nyawa.

Basuki mencontohkan seorang pejabat yang bisa disebut sebagai pahlawan karna memberikan keadilan sosial bagi warga.

selain itu, pejabat itu tidak korupsi, tidak berpihak pada kepentingan tertentu, dan selalau patuh pada konstitusi.

Di Hadapan Mendag, Ahok Sebut Mutu Raskin Jelek

JAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik kebijakan program beras untuk rakyat miskin (raskin) yang dilakaukan pemerintah pusat. Menurut Ahok, beras yang di jual pemerintah dalam program raskin berkuwalitas jelek.

'' Raskin dijual 1.600 per kilogram, tetepi mutunya jelek," kata Ahok.

Ahok menyampaikan di hadapan mentri perdagangan Thomas Lembong seusai rapat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia tentang peningkatan daya saing kawasan perkotaan sebagi penggerak ekonomi regional di gedung Bank Indonesia, Kamis (2/6/2016).

Ahok menilai, ketimbang melaksanakan program raskin, lebih baik pemerintah menggelontorkan subsidinya langsung ke masarakat, tetapi dengan sistem non-tunai.

Ia kemudian mencontohkan kartu Jakarta One yang akan segera di luncurkan oleh pemprov DKI bekerjasama dengan Bank Indonesia.

Beras raskin kita selama ini di subsidi Rp 300 milyar, bagaimana jika uangnya langsung dimaksukan di Jakarta One sehingga masayarakat tidak beli beras yang jelek," katanya.
"Kartunya nanti di pegang ibu rumah tangga. Dia bisa gunakan untuk beli beras 1-2 kilogram buat kebutuhan sebulan, " ujar Ahok.

Selain Thomas dan Ahok, rapat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia pada hari itu di hadiri Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo dan Wali kota Makasar Danny Pomanto.

Wednesday, June 1, 2016

Uang untuk RT/RW tidak Bisa Ditambah

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan tidak bisa menambah uang oprasional para ketua tukun tetangga dan rukun warga (RT/RW). Ia merespon keluan dari para ketua RT/RW yang merasa keberatan dengan tambahan tugas membuat laporan melalui aplikasi Qlue.  '' Tidak bisa kalo sesuai UMP. Enggak ada duitnya, "Katanya Gubernur yang akrab disapa Ahok, di Balai Kota , Kemarin.

Ahok mengatakan keberadaan aplikasi Qlue dan Kewajiban bagi para ketua RT/RW untuk melapor ialah untuk mengukur kinerja . Apalagi selama ini laporan yang masuk ke meja Ahok lebih banyak terkait dengan pungutan liar yang di lakukan oknum ketua RT/RW. "Makanya saya bilang , kalau mau dapat uang oprasional, harus terukur kerjanya. Kalau tidak mau lapor di Qlue, ya sudah. Enggak usah saja (jadi ketua RT/RW), ujarnya.

Berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 903 Tahun 2016 tenteang pelaporan melalui aplikasi Qlue, DKI memberikan uang insentif kepada para ketua RT/RW. Jika ketua RT/RW bisa membuat minimal tiga laporan dalam sehari, Ahok menjanjikan insntif Rp975 ribu buat ketua RT dan Rp1,2 juta buat  ketua RW dalam sebulan.

Sebelumnya, anggota Forum Ketua RT/RW se- DKI Poly Siahaya mengatakan para ketua RT/RW mengeluhkan tugas tambahan melapor lewat Qlue yang di nilai memberatkan. (Ss/Put/J-4)

Monday, May 30, 2016

"Saya Ini Gaya Saja Arogan, teteapi Tetap makan Gajai dari Uang Bapak Ibu"

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengibaratkan dirinya sebagai seorang pemimpin perusahaan . Sementara warga sebagai pemilik perusahaan tersebut.

Sehingga dia akan selalau melakukan kebijakan terbaik untuk warga.

'' Saya direkur utama PT Jakarta dan Bapak ibu adalah bos saya ," kata basuki saat meresmikan RPTRA Vila Taman Sawo, cipete Utara, Jakarta Selatan ,Selasa (31/ 5/ 2016).
 Pajak yang dibayarkan oleh warga dipergunakan untuk membangun ibu kota. Basuki mengibaratkan ibu kota seperti sebuah perusahaan.

"Bapak Ibu ini bayar pajak. Saya ini cuma gaya saja arogan , tapiteteap saja makan gaji dari uang Bapak Ibu,," kata Basuki.

Basuki pun mencaeritakan,salah satu yang di kerjakan untuk memenuhi tugas dari "bos' nya dengan meng aspal jalan perkampungan. Hal itu dilakukan melalui aplikasi Qliue.

"Bukannya sombong, sekarang semua kantor camat, saya beliin mesin kontraktor dan semua di kerjain sendiri. Enggak ada cerita ngemis-ngemis ke kontraktor," kata Basuki.